...

God of War 2 Bosses: Lahkesis

Pasted 30

Lahkesis (Bahasa Yunani: Λάχεσις) adalah salah satu dari Tiga Sisters of Fate yang merupakan saudari tengah dan penjaga benang takdir, yang menentukan berapa lama kehidupan setiap manusia, dewa, dan Titan akan berlangsung, serta bagaimana kehidupan mereka berlangsung. Ia dikalahkan bersama saudari tertuanya, Atropos, saat mereka terperangkap dalam cermin mereka oleh Kratos.

Mitologi Yunani

Dalam mitologi Yunani, Lahkesis adalah yang kedua tertua, dan mungkin yang paling tidak kejam, dari ketiga Sisters of Fate yang menentukan takdir para dewa dan manusia. Tugasnya adalah “menjaga” Benang Takdir, yang kemudian menentukan bagaimana seseorang menjalani hidup mereka.

God of War II

Setelah dikhianati dan dibunuh oleh Zeus dan melarikan diri dari Dunia Bawah itu sendiri, Kratos, dengan bantuan Titan Gaia, memulai pencarian untuk mengubah takdirnya dengan melakukan perjalanan kembali melalui waktu itu sendiri dan membalas dendam terhadap Zeus. Satu-satunya cara yang bisa dilakukannya adalah dengan mencari Sisters of Fate, yang memiliki kekuasaan atas takdir dan waktu, dan memiliki audensi dengan mereka, meyakinkan mereka untuk mengizinkannya melakukannya.

Kepribadian

Lahkesis tidak sekejam saudarinya, Atropos, tetapi tetap senang mempermainkan kehidupan manusia. Dia sangat bangga dengan statusnya sebagai Sisters of Fate. Dia menceritakan kebenaran kepada Kratos bahwa semuanya akan berakhir buruk. Dia sepertinya mengagumi Kratos, setidaknya dengan kapasitas tertentu. Dia mengakui bahwa dia dan saudari-saudarinya selalu menemukan Kratos menghibur dan dia dengan sukarela membiarkan Spartan itu mencapai ruang tahtanya.

Kekuatan dan Kemampuan

Sebagai salah satu dari Sisters of Fate, Lahkesis lebih kuat daripada Dewa, Titan, atau siapa pun di dunia mitologi.

  • Kebangkitan: sebagai Dewi Yunani, dia abadi, artinya dia tidak menua dan kebal terhadap penyakit dan racun. Hanya senjata yang cukup kuat atau makhluk yang sangat kuat yang dapat membunuhnya.
  • Ketangkasan super: Lahkesis terbukti lebih lincah dari puncak manusia. Dia mampu mengelak dari Kratos dengan sangat mudah.
  • Daya tahan super: sebagai dewi, Lahkesis membutuhkan usaha besar untuk kelelahan.
  • Daya tahan super: Lakhesis mampu menahan serangan yang besar dan kuat, serta serangan yang terpantulkan.
  • Terbang: Lahkesis memiliki sayap yang tumbuh dari punggungnya, menggunakan mereka untuk melayang di atas tanah atau terbang.
  • Manipulasi Waktu: Saudari dapat melakukan perjalanan melalui waktu menggunakan Mesin Takdir yang dapat membawa mereka ke waktu dan tempat pilihan mereka, serta memanipulasi waktu untuk orang lain.

Penampilan

Lahkesis menyerupai aspek dewa malaikat, dengan mata putih dan sepasang sayap yang memungkinkannya terbang. Dia mengenakan elang di kepalanya, sepanjang toga yang dipegang oleh sabuk logam yang Lahkesis kenakan dengan cara yang menutupi hanya separuh tubuh atasnya, meninggalkan payudara kirinya terbuka sepenuhnya. Dia selalu membawa tongkatnya bersamanya, mungkin menggunakannya sebagai katalis untuk serangan sihirnya.

Dengan semua detail tersebut, kehadiran Lahkesis dalam God of War II sangatlah penting, menambahkan kedalaman pada plot dan menghadirkan tantangan yang mendebarkan bagi protagonisnya, Kratos. Dengan kekuatan dan kepribadiannya yang unik, Lahkesis adalah karakter yang tak terlupakan dalam mitologi permainan video ini.

Trivia Menarik

  • Jika Cronos’ Rage digunakan saat Lahkesis menciptakan bola energi, keduanya akan saling membatalkan.
  • Jika Amulet of the Fates diaktifkan selama pertempuran, sementara Lahkesis masih bertarung, waktu akan melambat hanya untuk sepersekian detik, tetapi dia akan secara otomatis menghentikan efeknya dan melemparkan proyektil energi pada Kratos.
  • Terkadang, ketika Kratos mengembalikan bola energinya menggunakan Golden Fleece, dia juga akan memantulkannya kembali padanya, memaksa Spartan itu untuk menggunakan Fleece lagi.
  • Lahkesis tampaknya mengagumi atau mencontoh dirinya setelah Phoenix, makhluk mitologi yang katanya meledak menjadi api saat mati dan dilahirkan kembali dari abu. Dalam God of War II, Kratos membebaskan dan menggunakan Phoenix untuk terbang ke struktur mirip phoenix di mana Sisters of Fate tinggal. Tongkat Lahkesis juga memiliki bentuk phoenix yang diukir di bagian atasnya.

Kesimpulan

Kehadiran Lahkesis dalam cerita God of War II membawa dimensi baru yang menarik dan menegangkan, dengan perannya yang penting dalam menentukan takdir para dewa dan manusia. Dengan kekuatan dan kemampuannya yang luar biasa, Lahkesis adalah karakter yang mengesankan dan berkesan dalam mitologi permainan video, menambah lapisan kedalaman yang kaya dalam narasi yang menarik. Dengan keterampilan bertarungnya yang hebat dan peran pentingnya dalam permainan, Lahkesis tetap menjadi salah satu karakter yang paling dikenang dalam sejarah God of War.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seraphinite AcceleratorBannerText_Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.