...

10 Bagian Sapi Yang Bisa Diolah Menjadi Makanan Yang lezat

Sapi Merupakan makanan daging yang paling banyak diminati di dunia. Berikut 10 Bagian Sapi Yang Bisa Diolah Menjadi Makanan Yang lezat.

Permintaan daging sapi di Indonesia tentunya akan selalu meningkat saat Idul Fitri tiba. Berbeda dengan daging domba atau kambing, aroma daging sapi justru lebih segar dibanding keduanya yang berbau agak apek. Jika saat ini Anda sedang mencari daging sapi untuk kebutuhan liburan, ada baiknya Anda menentukan terlebih dahulu potongan daging sapi terbaik yang cocok dengan makanan olahan yang akan Anda masak.

Jadi, jika Anda berencana membuat rendang daging sapi untuk Idul Fitri, apa bagian terbaiknya? Yuk, simak 10 potongan daging sapi terbaik yang bisa kamu masak untuk dicocokkan dengan makanan yang kamu masak nanti. Bukan hanya mengetahui bagian sapi kalian juga harus tau cara memotong sapi yang benar dan supaya daging sapi tidak alot.

Berikut 10 Bagian Sapi Yang Bisa Diolah Menjadi Makanan Yang lezat

  • Bagian Sapi – Sengkel

Bagian Sapi - Sengkel

Sengkel atau shank merupakan potongan daging di area betis hingga paha bawah sapi, depan maupun belakang. Serat daging di wilayah ini cukup alot, bahkan banyak mengandung urat. Ini membuat bagian shank kurang cocok untuk steak dan lebih bagus untuk bakso, sup, atau kaldu. Untuk bagian sengkel atau shank ini memang mempunyai tekstur yang kenyal. Di dalam tekstur ini karena memiliki kandungan kolagen yang lumayan tinggi. Nah karenanya di bagian ini seharusnya dimasak dalam waktu yang lumayan lama dengan menyalakan api kecil. Ini dia beberapa makanan yang menggunakan bagian ini seperti semur, rendang, dan gulai.

  • Bagian Sapi – Sampil

Bagian Sapi - Sampil

Bagian sampil meliputi area punuk sapi (blade), lalu turun hingga ke bahu dan paha bagian atas (chuck). Serat dagingnya padat dengan tekstur yang agak liat karena merupakan bagian yang sering bergerak. Meski begitu, bagian ini kaya jaringan ikat kolagen yang memberi aroma khas dan rasa yang kenyal saat dimasak. Bagian punuknya cocok untuk daging asap, sedangkan bagian chuck-nya banyak diolah sebagai empal (olahan daging khas Sunda). Selain itu, bagian sampil juga bagus untuk daging giling seperti bakso urat dan burger.

Bagian dari Daging sampil ini yaitu bagian yang ada di paha atas, bahu, dan punuk sapi. Di bagian ini mempunyai ketebalan sekitar 2 cm. Oleh karena itu di bagian ini mempunyai banyak jaringan ikat, dan saat dimasak daging ini akan menjadi meleleh dan bisa keluar ada aroma yang khas dari bagian ini. Serta biasanya pada bagian ini akan dimasak menjadi semur, bakso, dan sop daging. Di dalam bagian daging sapi ini juga akan dipotong menjadi beberapa jenis potongan.

  • Bagian Sapi – Sandung

Bagian Sapi - Sandung

Bagian sapi selanjutnya Bagian brisket atau sandung lamur meliputi area dada dan ketiak di bawah paha depan. Kalau istilah sandung lamur agak asing buat kamu, mungkin lebih akrab dengan sebutan tetelan. Serat dagingnya sedikit dan agak alot dengan banyak bagian lemak keras yang tidak meleleh saat dimasak. Karakter ini membuat sandung lamur lebih cocok untuk olahan daging yang berkuah, seperti soto, sop, dan asem-asem. Selain itu, lapisan lemak kerasnya juga kerap jadi campuran olahan bakso, sosis, atau kornet.

Apabila anda tidak mengetahui atau cukup asing di telinga kalian tentang daging brisket atau sandung lamur, mungkin kamu lebih mengenalnya dengan nama tetelan. Daging brisket merupakan daging bagian punggung sapi, dan daging brisket biasanya diolah dengan metode memasak dengan waktu yang lama. Dan ciri khas daging brisket yaitu tekstur yang juicy dan kenyal. Di Indonesia, daging brisket biasa disebut sebagai tetelan.

Tetelan sendiri biasanya bisa diolah menjadi makanan seperti bakso, soto,dll. Tetelan juga mengandung lemak yang begitu tinggi dan sering dicampurkan di beberapa jenis olahan daging, seperti kornet, sosis, ataupun bakso.

  • Bagian Sapi – Iga Sapi

Bagian Sapi - Iga Sapi

Bagian sapi selanjutnya Agak ke atas sedikit, sudah masuk wilayah iga atau rusuk sapi (ribs). Daging iga yang melekat di sekitar tulang rusuk memiliki tekstur yang lunak dengan banyak lemak yang mengelilinya. Meski tak sebanyak bagian sampil, daging iga juga mengandung jaringan ikat di perlekatannya dengan tulang. Ini membuat iga sangat cocok untuk olahan rebus seperti sop iga, atau kuah kaldu. Lapisan lemaknya juga membuatnya terasa gurih dan juicy saat diolah sebagai iga bakar.

Iga sapi atau nama lainya adalah rig eye sering diolah menjadi sebuah steak dan roasted beef. Daging iga memang sangat identik karena memiliki lemaknya yang banyak dan lemak yang menempel di dagingnya cukup tebal, sehingga rasanya juga lebih gurih dibanding daging sirloin sekalipun. Bagi masyarakat Bugis, daging iga atau rib eye sering diolah untuk bahan utama sop konro. Biasanya iga ini dibuat menjadi sop iga berikut resep sop iga

Tidak hanya dapat dibuat sop konro tapi dapat diolah menjadi, barbeku, semur, dan soto. Bagian iga ini memang baik untuk diolah dengan masak yang lambat. Apabila ada beberapa potongan bagian tulang yang rusuk, ini dapat membuat daging tidak lagi cocok diolah dengan metode masak yang lambat.

  • Bagian Sapi – Has Dalam (Tenderloin)

Bagian Sapi - Has Dalam (Tenderloin)

Bagian sapi selanjutnya Apabila kamu mencari daging yang memiliki tekstur paling empuk, tentunya has atau tenderloin merupakan pilihan yang cocok. Daging sapi bagian ini sangat sukai dan biasanya diolah menjadi steak. Tenderloin merupakan bagian dari punggung sapi. Selain memiliki teksturnya yang paling empuk, kelebihan tenderloin yaitu karena tidak memiliki lemak.

Daging ini cocok untuk anda yang mengonsumsi daging sapi tanpa takut karena berat badan naik. Tak hanya dapat diolah menjadi sebuah steak, tetapi daging tenderloin juga cocok apabila diolah menjadi tumis, dikukus, dibakar, dan daging tenderloin dalam proses memasaknya tidak membutuhkan waktu yang lama.

  • Bagian Sapi – Has Luar (Sirloin)

Bagian Sapi - Has Luar (Sirloin)

Bagian sapi selanjutnya Daging sirloin menjadi salah satu daging yang memiliki banyak lemak, dan daging inilah yang cocok untuk menjadi pilihan anda apabila suka daging yang berlemak. Untuk rasanya sendiri, memang daging dari sirloin memiliki rasa lebih gurih karena dagingnya terlapis dengan lemak. Selain bisa dimasak menjadi sebuah steak seperti daging tenderloin, daging sirloin ini juga dapat disajikan menjadi tumis, kukus, serta fried and grill. Tapi, daging sirloin ini kurang cocok apabila dimasak dengan metode memasak yang lambat.

Has luar adalah potongan daging yang meliputi area di belakang short loin hingga ke paha, termasuk tulang pinggul. Sirloin merupakan bagian sapi yang paling banyak dagingnya serta tebal dan padat seratnya. Daging di area ini berlapis lemak lunak yang dapat meleleh saat terkena panas. Ini menjadikan sirloin memiliki cita rasa yang juicy dan gurih saat diolah menjadi steak. Faktanya, sirloin steak termasuk salah satu steak favorit para penggemar olahan daging.

  • Bagian Sapi – Buntut Sapi

Bagian Sapi - Buntut Sapi

Bagian sapi selanjutnya Bagian buntut sapi atau oxtail memiliki tekstur yang kenyal dan lembut jika pengolahannya benar. Tidak seperti dua bagian sebelumnya, proses pemasakan bagian ini memang harus lebih lama. Pematangan tersebut dilakukan agar daging yang dihasilkan lebih kaya gelatin sehingga rasa sop buntut yang kamu buat akan lebih gurih. Pada bagian buntut sapi ini mempunyai tekstur yang begitu kenyal dan lembut jika mengolah dengan benar.

Di dalam proses masak juga di bagian ini memang harus lebih lama lagi untuk dimasak. untuk sampai jadi dilakukan agar daging yang dihasilkan lebih banyak kandungan lemak sehingga rasa dari sop buntut yang dibuat akan lebih gurih.

  • Bagian Sapi – Perut Sapi

Bagian Sapi - Perut Sapi

Bagian sapi selanjutnya Di Dalam bagian perut dan otot perut sapi ini juga yang umum dijual di pasaran. Dari Jenis ini yang ada di dalam bagian daging sapi ini yaitu kenyal, Dan ada beberapa bagian yang mempunyai lemak, dan rasa yang gurih. Jika mengolah daging sapi memilih bagian ini, maka masakan terbaik yang rekomen yaitu sop, soto daging, dan rawon. Untuk kamu yang mencari bagian daging sapi yang bertekstur lebih kenyal, maka perut atau flank adalah pilihannya.

Salah satu masakan khas Indonesia yang menggunakan bagian ini adalah rawon. Selain itu, bagian ini juga memiliki banyak kandungan lemak. Beberapa masakan yang bisa kamu buat diantaranya adalah sop, rawon, dan soto daging.

  • Bagian Sapi – Paha Belakang

Bagian Sapi - Paha Belakang

Bagian sapi selanjutnya Potongan round meliputi seluruh paha belakang, termasuk top siderump (daging tanjung), silverside (daging gandik), dan knuckle (daging kelapa). Tipe daging di bagian ini sangat sedikit mengandung lemak dan cukup liat akibat sering untuk bergerak. Karena itu metode memasak yang cocok adalah dengan metode masak lambat dan basah. Beberapa contoh hasil olahan dari bagian ini antara lain berupa rendang, tumisan, daging cincang, dan sebagainya. Dengan cara memasak yang benar, round steak juga bisa tak kalah lembut dari daging di bagian short loin atau sirloin.

  • Bagian Sapi – Brisket

Bagian Sapi - Brisket

Bagian brisket atau sandung lamur meliputi area dada dan ketiak di bawah paha depan. Kalau istilah sandung lamur agak asing buat kamu, mungkin lebih akrab dengan sebutan tetelan. Serat dagingnya sedikit dan agak alot dengan banyak bagian lemak keras yang tidak meleleh saat dimasak. Karakter ini membuat sandung lamur lebih cocok untuk olahan daging yang berkuah, seperti soto, sop, dan asem-asem. Selain itu, lapisan lemak kerasnya juga kerap jadi campuran olahan bakso, sosis, atau kornet.

Apabila brisket atau sandung lamur masih cukup asing di telinga kamu, mungkin kamu akan lebih mengenalnya sebagai tetelan. Daging brisket ini diambil dari bagian punggung sapi. Biasanya bagian daging sapi brisket cocok diolah dengan metode masak lamba. Bagian daging brisket mempunyai tekstur yang juicy dan kenyal.

Di Indonesia, bagian brisket sapi ini juga sering disebut sebagai tetelan. Walaupun cenderung dihindari, terutama bagi kamu yang sedang menjalani program diet dan gaya hidup sehat, namun bagi beberapa orang lainnya bagian ini cukup diminati. Tetelan sendiri bisa kamu temui di beberapa jenis makanan seperti bakso, soto, ataupun jenis makanan yang berkuah gurih. Tetelan yang dikenal dengan kandungan lemaknya yang tinggi juga kerap digunakan sebagai campuran beberapa jenis olahan daging, seperti kornet, sosis, ataupun bakso.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seraphinite AcceleratorBannerText_Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.